buku panduan p3k di tempat kerja

Komite Keselamatan Kerja
Industri / Industrial company / Kesker / Manajemen K3

Komite Keselamatan Kerja

Sala satu wahana yang paling berperan dalam melakukan konsultasi bersama adalah komite keselamatan kerja. Aagar efektif,komite tersebut perlu: • Di pilih dengen benar • Menyertakan perwakilan dari peserta • Mempunyai dasar reverensi dasar yang tertulis • Memiliki ketua yang -Dapat memimpin pertemuan -Berkomitmen meningkatkan standar K3 -Memiliki kewenangan untuk untuk [...]

Training(Pelatihan) Pada Ahli K3 Kimia
Ahli K3 Kimia / Training

Training(Pelatihan) Pada Ahli K3 Kimia

Peserta pelatihan dilatih untuk menjadi kandidat bagi para ahli kimia K3 di tempat kerja, sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 dan peraturan tentang pengendalian bahan kimia berbahaya di tempat kerja menurut menteri tenaga kerja No.KEP.187/MEN / 1999 TUJUAN Setelah mengikuti pelatihan Ahli K3 Kimia ini, peserta mampu mengetahui [...]

Lama kerja (Jam kerja)
Kesker

Lama kerja (Jam kerja)

Jam kerja 8 jam per hari, di usahakan sedapat mungkin tidak lampauwi. Apabila hal ini tidak dapat di hindari, perlu di usahakn group kerja baru atau pengadaan kerja gilir ( shift work). Kerja lembur sedapat mungkindi tiadakan karena beberapa penelitian menunjukan bahwa kerja lembur dapat menurunkan efisiensidan produktivitas kerja serta [...]

Proses identifikasi Bahaya
Industri / Manajemen K3 / Training

Proses identifikasi Bahaya

Proses identifikasi bahaya dn penilaiyan resiko harus mempertimbangkan: • Aktifitas rutin dan non rutin • Aktifitas dari semua indifidu yang memilii akses ke tempat kerja termasuk kontraktor • Perilaku masnusia,kemampuan dan factor manusialainya • Identifikasi semua bahaya yang berasal dari luar tempat kerja yang dapat menimbulkan efek terhadap kesehatan dan [...]

Partisipasi Pekerja dalam K3
Manajemen K3

Partisipasi Pekerja dalam K3

Partisipasi pekerja dalam K3 dapat melalui cara misalnya :  Memberikan masukan mengenai adanya kondisi berbahaya di lingkungan masing-masing  Menjalankan dan melaksanakann kegiatan dengan cara yang aman yang telah ditetapkan.  Terlibat aktif dalam kegiatan K3 atau program lain yang berkaitan dengan K3,misalnya : • Anggota P2K3 • Komite [...]

Berbagai bentuk komitmen yang dapat ditunjuhkan oleh pimpinan dan manajemen dalam K3
Manajemen K3

Berbagai bentuk komitmen yang dapat ditunjuhkan oleh pimpinan dan manajemen dalam K3

Berbagai bentuk komitmen yang dapat ditunjuhkan oleh pimpinandan manajemen dalam K3 antara lain: • Dengan memenuhi semua ketentuan K3 yang berlaku dalm organisasi,seperti pengunaan alat keselamatan yang diwajibkan dan pensyratan K3 lsinnya. • Memasukkan isu K3 dalam setiap kesempatan,rapat manajemen dn pertemuan lainnya. • Secara berkala dan konsisten mengkomunikasikan keinginan [...]

Industrial company

Pertambagan : Kecelakaan kerja Operator Alat Berat di Indonesia

Seteleh beberapa kali penelitian yang di lakukan oleh tim kami,kami dapat menyimpulkan kecelakaan alat berat mengandung tiga unsur yaitu : a. Perilaku para operator alat berat yang tidak aman b. Intruksi prosedur penggunaan alat berat c. Kondisi linkungan yang tidak aman. 1 .Perilaku para operator alat berat yang tidak aman [...]

Training Manajemen K3 Laboratorium
Ahli K3 Laboratorium / Training

Training Manajemen K3 Laboratorium

Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk kemajuan teknologi laboratorium, Nah..disini kinta melihat bahwasanya resiko terhadap pekerja laboratorium semakin meningkat dan lebih kompleks. Pekerja atau petugas Laboratorium adalah pekerja yang sangat identik dengan terpaparmnya zat berbahaya dan bahan kimia yang beracun, korosif, mudah meledak, mudah terbakar dan terkena berbagai bahaya [...]

Hubungan Ketenagakerjaan dalam K3
Ahli K3 Umum / Industri / Industrial company / Kesker / Manajemen K3

Hubungan Ketenagakerjaan dalam K3

Istilah ‘hubungan ketenagakerjaan’ mencakup sembarang masalah yang mempengaruhi hubungan antara majikan dan pekerja,khusunya karena hubungan tersebut berpengaruh pada kondisi-kondisi ketenegakerjaan.berkaitan dengan hal tersebut ,kesehatan dan keselamatan kerja menjadi inti utama kondisi ketenagakerjaan. Kinerja pelaksaan program keselamtan kerja dapat menjadi indicator yang baik untuk mengambarkan keadaan hubungan industrial.sebaliknya,hubungan ketenagakerjaan yang baik [...]

Faktor- Faktor Penyebab Penyakit Akibat Kerja
Kesker / Penyakit Akibat Kerja

Faktor- Faktor Penyebab Penyakit Akibat Kerja

Di tempat kerja terdapat faktor-faktor yang menjadi sebab penyakit akibat kerja sebagai berikut : 1. Golongan Fisik, seperti : a. Suara yang bisa menyebabkan pekak atau tuli b. Radiasi. Radiasi dapat berupa radiasi pegion dan radiasi non pegion. Radiasi Pegion, miasalnya berasal dari bahan-bahan radioktif yang menyebabkan antara lain penyakit-penyakit [...]

Tindakan Pencegahan dalam Pengukuran Kebisingan
Hygiene Lingkungan Kerja

Tindakan Pencegahan dalam Pengukuran Kebisingan

Catat sebelum pengukuran Catat tanggal dan waktu pengukuran, lokasi, kondisi cuaca, nama-nama personil, tinggi mikrofon, lingkup pengukuran, konpensasi frekwensi dari meteran tingkat kebisingan, kecepatan pencatuan kertas dari perekam tingkat, model peralatn dan pabrik peralatan. 2. Pengaruh Angin Waktu mengukur kebisingan di luar rumah, pasanglah layar pencegah angin pada mikrofon dari [...]

Hak-Hak Perwakilan Keselamatan Kerja
Ahli K3 Umum / Industri / Industrial company / Kesker / Manajemen K3

Hak-Hak Perwakilan Keselamatan Kerja

Hak-hak perwakilan keselamatan kerja Hak-hak perwakilan keselamatan kerja meliputi: • Pengenalan upaya-upaya yang mempengaruhi kesehatan dan kewselamatan kerja • Tertib penunjukan penahsehat keselamatan kerja • Tertib penunjukan komandan kebakaran dan kondisi darurat • Peneyediaan informasi kesehatan keselamatnkerja yang berkaitan dengan yang diwakili dan dipersyaratkan oleh beberapa hokum • Penyediaan pelatihan [...]

Komunikasi manusia dengan manusia melalui alat/media komunikasi
Industri / Industrial company / Manajemen K3

Komunikasi manusia dengan manusia melalui alat/media komunikasi

Komunikasi manusia dengan manusia melalui alat/media komunikasi seperti telpon,buliten,poster, spanduk,situs internet,safety letter,dan lainnya.komunikasi ini banyak di gunakan dilingkungan kerja misalnya komunikasi antara petugas di ruang control dengan petugas dilapangan,komunikasi antara petugas K3 dengan para pekerja.komunikasi K3 antara manusia dengan manusia dapat diklasifiaksikan sebagai berikut. • Komunikasi internal,yaitu komunikasi di lingkungan [...]

Faktor yang perluh di pertimbangkan dalam melakukan tinjauan awal
Industri / Industrial company

Faktor yang perluh di pertimbangkan dalam melakukan tinjauan awal

Faktor yang perluh di pertimbangkan dalam melakukan tinjauan awal antara lain : Persyaratan perundangan dan pensyratan lainnya yang relevan dengan kegiatan organisasi. Makin ketat persyaratan perundangan tentunya semakin tinggi tuntunan standar keselamatan yang disyaratkan.dalam melukakan tinjauan awal ini dapat dilihat,apakah organisasi sudah memenuhi berbagai persyaratan yang berlaku. Hasil identifikasi bahaya [...]

Objektif dan Program K3
OHSAS

Objektif dan Program K3

Berdasarkan hasil identifikasi,penilaian dan pengendalian risiko yang telah dilakukan,OHSAS 18001 mensyaratkan untuk meyusun objektif dan program kerja Organisasi harus menetapkan,menjalankan dan memilihara dokumen objektif K3 pada fungsi dan tingkatan yang sesuai dalam organisasi. Objektif sebisa mungkin dapat terukur,konsisten dengan kebijakan K3 termasuk komitmen untuk mencegahan cedera dan penyakit akibat kerja,pemenuhan [...]

Management Representative K3
OHSAS

Management Representative K3

Organisasi harus menunjuhkan seorang atau lebih anggota manajemen puncak dengan tanggung jawab spesifik untuk K3,di samping tanggung jawab lainnya, dan menetapkan peran dan wewenang untuk : 1. Memastikan bahwa system manajemen K3 ditetapkan,dijalankan dan dipelihara sesuai dengan standar OHSAS ini 2. Memastikan bahwa laporan mengenai kinerja system manajemen K3 disampaikan [...]

Analisa Pekerjaan K3( Task Analysis )
Manajemen K3 / Training

Analisa Pekerjaan K3( Task Analysis )

Analisa pekerjaan dilakukan untuk mengidentifikasi bahaya yang berkaitan dengan pekerjaan atau suatu tugas.misalnya bahaya dalam suatu aktifitas seorang operator pabrik,tukang las,operator alat berat,dan lainnya. Pada dasarnya berbagia teknik atau metode identifikasi bahaya tersebut ditujukan untuk aspek manusia,proses,peralatan,dan prosedur.untuk mengidentifikasi dan menilai risiko yang berkaitan dengan keempat aspek tersebut dapat dilakukan [...]

Identikasi dan penilaiyan resiko
Manajemen K3 / Training

Identikasi dan penilaiyan resiko

Metodologi identifikasi bahaya dan peniliyan resiko harus: • Di buat dengan memperhatiakan lingkup,bentuk dan waktu untuk memastika agar proaktif ketimbang reaktif,dan • Memberikan identikasi,prioritas dan dokumentasi risiko,serta penerapan pengendalaian jika di perlukan. Organisasi harus menentukanmetoda indentifikasi bahaya yang akan di alakuakan dengan memprtimbangkan beberapa aspek anatara lain: 1. Lingkup identifikasi [...]

Privacy Policy

Your PrivacyYour privacy is important to us. To better protect your privacy we provide this notice explaining our online information practices and the choices you can make about the way your information is collected and used. To make this notice easy to find, we make it available on our homepage [...]

Hubangan manajemen risiko dan manajemen K3
Manajemen K3

Hubangan manajemen risiko dan manajemen K3

Manajemen risiko merupakan elemen sentral dari manajemen K3 yang diibaratkan sebagai mata uang dengan dua sisi.manajemen risiko memberikan warna dan arah terhadap penerapan dan pengembangan system manajemen K3.jika tidak ada bahaya dan tidak ada risiko,maka upaya K3 tentu tidak diperlukan dan sebaliknya manjemen K3 diperlukan sebagai antisipasi terhadap adanya bahaya [...]