struktur organisasi p2k3

Hubangan manajemen risiko dan manajemen K3
Manajemen K3

Hubangan manajemen risiko dan manajemen K3

Manajemen risiko merupakan elemen sentral dari manajemen K3 yang diibaratkan sebagai mata uang dengan dua sisi.manajemen risiko memberikan warna dan arah terhadap penerapan dan pengembangan system manajemen K3.jika tidak ada bahaya dan tidak ada risiko,maka upaya K3 tentu tidak diperlukan dan sebaliknya manjemen K3 diperlukan sebagai antisipasi terhadap adanya bahaya [...]

Proses manajemen risiko
Industri / Manajemen K3 / Training

Proses manajemen risiko

Mengelolah risiko harus dilakukan secara komprehensif melalui pendekatan manajemen risiko sebagaimana terlihat dalam Risk management standard AS/NZS 4360,yang meliputi: 1. Penentuan konteks, 2. Identifikasi risiko 3. Analisa risiko, 4. Evaluasi risiko, 5. Pengendalian risiko, 6. Komunikasi,dan 7. Pemantauan dan tinjaun ulang Langkah awal mengembangkan manajemen risiko adalah menentuhkan konteks yang [...]

Analisa Pekerjaan K3( Task Analysis )
Manajemen K3 / Training

Analisa Pekerjaan K3( Task Analysis )

Analisa pekerjaan dilakukan untuk mengidentifikasi bahaya yang berkaitan dengan pekerjaan atau suatu tugas.misalnya bahaya dalam suatu aktifitas seorang operator pabrik,tukang las,operator alat berat,dan lainnya. Pada dasarnya berbagia teknik atau metode identifikasi bahaya tersebut ditujukan untuk aspek manusia,proses,peralatan,dan prosedur.untuk mengidentifikasi dan menilai risiko yang berkaitan dengan keempat aspek tersebut dapat dilakukan [...]

Identikasi dan penilaiyan resiko
Manajemen K3 / Training

Identikasi dan penilaiyan resiko

Metodologi identifikasi bahaya dan peniliyan resiko harus: • Di buat dengan memperhatiakan lingkup,bentuk dan waktu untuk memastika agar proaktif ketimbang reaktif,dan • Memberikan identikasi,prioritas dan dokumentasi risiko,serta penerapan pengendalaian jika di perlukan. Organisasi harus menentukanmetoda indentifikasi bahaya yang akan di alakuakan dengan memprtimbangkan beberapa aspek anatara lain: 1. Lingkup identifikasi [...]

Identifikasi Bahaya dengan Metoda Proaktif
Manajemen K3 / Training

Identifikasi Bahaya dengan Metoda Proaktif

Metoda terbaik untuk mengidentifikasi bahaya adalah cara proaktif, atau mencara bahaya sebelum bahaya tersebut menimbulkan akibat atau damapak yang merugikan. Tinadakan proaktif memiliki kelebihan: • Bersifat preventif karena bahaya di kendalikan sebelum menimbulkan kecelakaan atau cedera • Bersifat peningkatan berkelanjutan(continual improvement) karena dengan mengenal bahaya dapat di lakukan upaya perbaikan [...]

Hubungan Ketenagakerjaan dalam K3
Ahli K3 Umum / Industri / Industrial company / Kesker / Manajemen K3

Hubungan Ketenagakerjaan dalam K3

Istilah ‘hubungan ketenagakerjaan’ mencakup sembarang masalah yang mempengaruhi hubungan antara majikan dan pekerja,khusunya karena hubungan tersebut berpengaruh pada kondisi-kondisi ketenegakerjaan.berkaitan dengan hal tersebut ,kesehatan dan keselamatan kerja menjadi inti utama kondisi ketenagakerjaan. Kinerja pelaksaan program keselamtan kerja dapat menjadi indicator yang baik untuk mengambarkan keadaan hubungan industrial.sebaliknya,hubungan ketenagakerjaan yang baik [...]

ISO Baru / IEC standar pada penilaian risiko melengkapi peralatan manajemen risiko
ISO 31000

ISO Baru / IEC standar pada penilaian risiko melengkapi peralatan manajemen risiko

Dua baru-baru ini diterbitkan standar ISO pada manajemen risiko baru saja bergabung dengan ketiga teknik penilaian risiko. Bersama-sama, mereka menyediakan organisasi dari semua jenis dengan peralatan yang lengkap untuk mengatasi situasi yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan mereka. ISO / IEC 31010:2009, Manajemen Risiko – Risiko teknik penilaian, telah dikembangkan bersama [...]

Isi ISO 26000
ISO 26000

Isi ISO 26000

Isi ISO 26000 disusun sebagai berikut: – Kata pengantar – Pengenalan – 1 Ruang lingkup – 2 Istilah dan definisi – 3 Memahami tanggung jawab sosial – 4 Prinsip tanggung jawab sosial – 5 Menyadari tanggung jawab sosial dan melibatkan para pemangku kepentingan – 6 Pedoman untuk mata pelajaran inti [...]

Komite Keselamatan Kerja
Industri / Industrial company / Kesker / Manajemen K3

Komite Keselamatan Kerja

Sala satu wahana yang paling berperan dalam melakukan konsultasi bersama adalah komite keselamatan kerja. Aagar efektif,komite tersebut perlu: • Di pilih dengen benar • Menyertakan perwakilan dari peserta • Mempunyai dasar reverensi dasar yang tertulis • Memiliki ketua yang -Dapat memimpin pertemuan -Berkomitmen meningkatkan standar K3 -Memiliki kewenangan untuk untuk [...]

Privacy Policy

Your PrivacyYour privacy is important to us. To better protect your privacy we provide this notice explaining our online information practices and the choices you can make about the way your information is collected and used. To make this notice easy to find, we make it available on our homepage [...]

Training(Pelatihan) Pada Ahli K3 Kimia
Ahli K3 Kimia / Training

Training(Pelatihan) Pada Ahli K3 Kimia

Peserta pelatihan dilatih untuk menjadi kandidat bagi para ahli kimia K3 di tempat kerja, sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 dan peraturan tentang pengendalian bahan kimia berbahaya di tempat kerja menurut menteri tenaga kerja No.KEP.187/MEN / 1999 TUJUAN Setelah mengikuti pelatihan Ahli K3 Kimia ini, peserta mampu mengetahui [...]

Fungsi Pembentukan / Rancangan ISO 31000
ISO 31000

Fungsi Pembentukan / Rancangan ISO 31000

ISO 31000 dirancang untuk membantu organisasi: Meningkatkan kemungkinan untuk mencapai tujuan Mendorong manajemen proaktif Menyadari kebutuhan untuk mengidentifikasi dan mengobati resiko di seluruh organisasi Meningkatkan identifikasi peluang dan ancaman Mematuhi persyaratan hukum dan peraturan yang relevan dan norma-norma internasional Meningkatkan pelaporan keuangan Meningkatkan tata kelola Meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan dan [...]

Manfaat Penerapan ISO 26000
ISO 26000

Manfaat Penerapan ISO 26000

Manfaat apa yang dapat dicapai dengan menerapkan ISO 26000? Persepsi dan realitas kinerja organisasi pada tanggung jawab sosial dapat mempengaruhi, antara lain: -Keunggulan kompetitif – Reputasi -Kemampuan untuk menarik dan mempertahankan pekerja atau anggota, pelanggan, klien atau pengguna – Pemeliharaan, komitmen moral karyawan dan produktivitas -Lihat investor, pemilik, donor, sponsor [...]

Hak-Hak Perwakilan Keselamatan Kerja
Ahli K3 Umum / Industri / Industrial company / Kesker / Manajemen K3

Hak-Hak Perwakilan Keselamatan Kerja

Hak-hak perwakilan keselamatan kerja Hak-hak perwakilan keselamatan kerja meliputi: • Pengenalan upaya-upaya yang mempengaruhi kesehatan dan kewselamatan kerja • Tertib penunjukan penahsehat keselamatan kerja • Tertib penunjukan komandan kebakaran dan kondisi darurat • Peneyediaan informasi kesehatan keselamatnkerja yang berkaitan dengan yang diwakili dan dipersyaratkan oleh beberapa hokum • Penyediaan pelatihan [...]

ISO 26000 – Yang penting
ISO 26000

ISO 26000 – Yang penting

Halaman ini memberikan pemahaman dasar dari Standar Internasional sukarela, ISO 26000:2010, Panduan untuk tanggung jawab sosial. Ini bertujuan untuk menjadi langkah pertama dalam membantu semua jenis organisasi baik di sektor publik dan swasta untuk mempertimbangkan untuk menerapkan ISO 26000 sebagai cara untuk mencapai keuntungan beroperasi secara sosial bertanggung jawab. Mengapa [...]

Usaha-usaha Kesehatan Masyarakat
Hygiene Lingkungan Kerja

Usaha-usaha Kesehatan Masyarakat

Usaha-usaha Kesehatan Masyarakat Secara Umum Usaha kesehatan pokok ( Basic healt services ) yang diajukan Organisasi Kesehatan Sedunia ( W.H.O = Word Health Organization ) sebagai dasar pelayanan masyarakat adalah: 1)      Pencegahan dan pemberantasan penyakit ,enular 2)      Kesejahteraan Ibu dan Anak 3)      Hygiene dan sanitasi lingkungan 4)      Pendidikan kesehatan kepada [...]

Hazops (Hazards and Operability Study)
Industri / Manajemen K3 / Training

Hazops (Hazards and Operability Study)

Merupakan teknik identifikasi bahaya yang sangat komprehensif dan terstruktur.digunakan untuk mengindentifikasi suatu proses atau unit operasi baik pada tahap rancang bangun,konstruksi,operasi maupun modifikasi.Hazops dilakukan dalam bentuk tim dengan mengunakan kata bantu (guide word) yang dikombinasikan dengan parameter yang ada dalam proses seperti level,suhu,tekanan,aliran dan lainnya.kata bantu yang digunakan antara lain [...]

Pencapaian dan Pengembangan ISO 26000
ISO 26000

Pencapaian dan Pengembangan ISO 26000

Pencapaian ISO 26000 ISO 26000 akan mengintegrasikan keahlian internasional tentang tanggung jawab sosial – apa artinya, apa masalah organisasi perlu alamat untuk beroperasi secara bertanggung jawab secara sosial, dan apa yang praktek terbaik dalam implementasi SR. ISO 26000 akan menjadi alat kuat untuk membantu SR organisasi untuk berpindah dari niat [...]

ISO 26000 – Tanggung jawab sosial
ISO 26000

ISO 26000 – Tanggung jawab sosial

Internasional Standar ISO 26000:2010, Panduan tentang tanggung jawab sosial, menyediakan harmonis, bimbingan relevan secara global untuk organisasi sektor publik dan swasta dari semua jenis yang berdasarkan pada konsensus internasional di antara perwakilan ahli dari kelompok-kelompok stakeholder utama, sehingga mendorong penerapan praktek terbaik dalam tanggung jawab sosial di seluruh dunia. ISO [...]

Pembentukan ISO 26000 dan Hubaungan Terhadap Pekerja
ISO 26000

Pembentukan ISO 26000 dan Hubaungan Terhadap Pekerja

Bagaimana ISO 26000 berhubungan dengan pekerjaan yang baik yang ada? Pedoman dalam ISO 26000 mengacu pada praktek terbaik yang dikembangkan oleh ada inisiatif sektor publik dan swasta SR. Hal ini konsisten dengan dan melengkapi deklarasi yang relevan dan konvensi oleh PBB dan konstituennya, terutama Organisasi Buruh Internasional (ILO), dengan siapa [...]